ROOTS & RISE: Menumbuhkan Kepemimpinan Iklim Generasi Muda melalui Aksi Nyata di Ekosistem Mangrove
ROOTS & RISE: Youth Climate Leadership Camp 2026
Program edukasi dan aksi iklim oleh YIBE dan Generasi Energi Bersih (GenB) Indonesia, berkolaborasi dengan Sekolah Atisa Dipamkara dan Edhit House Gallery, di Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.
Foto cover: Peserta ROOTS & RISE Youth Climate Leadership Camp 2026 di Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.
Menumbuhkan kepedulian terhadap bumi membutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan. Dibutuhkan pengalaman langsung yang memungkinkan generasi muda memahami persoalan lingkungan, membangun koneksi dengan alam, dan mengambil peran dalam menciptakan perubahan. Semangat inilah yang dihadirkan melalui ROOTS & RISE: Youth Climate Leadership Camp 2026, sebuah program edukasi dan aksi iklim yang diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Bebas Emisi (YIBE) dan Generasi Energi Bersih (GenB) Indonesia, berkolaborasi dengan Sekolah Atisa Dipamkara dan Edhit House Gallery.
Bertempat di Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, kegiatan ini melibatkan 24 siswa Sekolah Atisa Dipamkara, didampingi oleh Bapak Wagimin Wiyono selaku Pembina Student Council SMA Atisa Dipamkara. Melalui rangkaian aktivitas berbasis pengalaman, peserta diajak mengenali keterkaitan antara manusia dan alam, sekaligus memahami bahwa aksi iklim dapat dimulai dari langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Dari Kepedulian Menuju Aksi Nyata
Kegiatan diawali dengan sambutan perwakilan guru Sekolah Atisa Dipamkara yang menyampaikan harapan agar pengalaman ini dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap alam dan mendorong mereka untuk terus menyebarkan kebaikan bagi bumi. Ia juga berharap semakin banyak siswa yang berkesempatan mengikuti kegiatan serupa sehingga semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam menjaga lingkungan.
Executive Director YIBE, Ilham Maulana, turut menyampaikan apresiasi kepada Sekolah Atisa Dipamkara atas partisipasi dan kolaborasi dalam kegiatan ini. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki peran yang sama pentingnya dalam menjaga bumi, terlepas dari seberapa besar aksi yang dapat dilakukan.
“Menjaga bumi bukan hanya tanggung jawab segelintir orang. Setiap dari kita memiliki peran yang berarti, dan perubahan selalu dapat dimulai dari hal-hal kecil yang kita lakukan secara konsisten. Melalui ROOTS & RISE, kami ingin menghadirkan pengalaman yang membantu generasi muda memahami bahwa mereka bukan sekadar penerima dampak perubahan iklim, tetapi juga bagian dari solusi.”
Menanam Mangrove, Menumbuhkan Harapan
Salah satu agenda utama kegiatan adalah edukasi ekosistem mangrove yang disampaikan oleh perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) Angke Kapuk. Peserta memperoleh penjelasan mengenai peran mangrove dalam menjaga ekosistem pesisir, menjadi habitat berbagai jenis makhluk hidup, serta membantu melindungi kawasan pantai.
Setelah memahami pentingnya ekosistem tersebut dan teknik penanamannya, para peserta diminta menuliskan harapan mereka untuk bibit mangrove yang akan ditanam. Aktivitas reflektif ini dilanjutkan dengan penanaman 50 bibit mangrove secara bersama-sama, didampingi oleh para relawan GenB.
Bagi peserta, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan dengan tindakan langsung. Salah satu peserta, Oliver, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk bersenang-senang bersama teman sekaligus berkontribusi terhadap ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove yang memberikan berbagai manfaat bagi lingkungan.
Eco-print: Kreativitas untuk Gaya Hidup Berkelanjutan
Pembelajaran kemudian berlanjut melalui lokakarya eco-print dengan teknik pounding bersama Kak Editha dari Edhit House Gallery. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada cara memanfaatkan pigmen alami dari dedaunan dan bahan tumbuhan untuk menghasilkan motif pada media kain.

Foto: Peserta melakukan teknik eco-print pounding dedaunan bersama Kak Editha dari Edhit House Gallery.
Melalui pendekatan kreatif tersebut, peserta diajak melihat bahwa kepedulian lingkungan juga dapat diwujudkan melalui pilihan gaya hidup, termasuk memanfaatkan bahan yang tersedia di alam secara bijak dan menciptakan produk yang memiliki nilai guna maupun estetika.
Eco-print menjadi contoh bahwa praktik berkelanjutan tidak harus terpisah dari kreativitas. Dengan pendekatan yang tepat, upaya mengurangi dampak lingkungan dapat berjalan beriringan dengan ekspresi diri dan pengembangan keterampilan.
dotClimate: Memahami Krisis Iklim dan Menemukan Solusi Bersama
Untuk memperkuat pemahaman peserta, GenB menghadirkan dotClimate, sebuah lokakarya yang dirancang untuk membantu peserta membangun koneksi antara fenomena perubahan iklim dan kehidupan sehari-hari.
Peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mendiskusikan penyebab, dampak, serta berbagai solusi terhadap persoalan iklim bersama fasilitator GenB. Diskusi ini membuka ruang bagi peserta untuk bertukar perspektif, mengembangkan pemikiran kritis, dan memahami bahwa persoalan lingkungan memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek kehidupan.
Pendekatan partisipatif tersebut mendorong peserta untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam memahami masalah dan merumuskan kemungkinan tindakan yang dapat dilakukan secara individu maupun kolektif.
Salah satu peserta, Selyna, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberinya pengetahuan baru dan menumbuhkan harapan untuk dapat melakukan lebih banyak hal bagi bumi.
KUGI dan Pesan tentang Harapan serta Kehidupan Kedua
Semangat ROOTS & RISE juga tercermin melalui karakter KUGI, maskot GenB yang terinspirasi dari kunang-kunang sebagai simbol kehidupan dan lingkungan yang asri.

Foto: Karakter KUGI — Seed of Hope dan Second Life, maskot GenB yang melambangkan harapan dan kehidupan kedua.
Dua karakter KUGI diperkenalkan untuk memperkuat pesan keberlanjutan dalam kegiatan ini. Seed of Hope merepresentasikan penanaman mangrove sebagai simbol harapan dan komitmen untuk merawat kehidupan. Sementara itu, Second Life membawa pesan tentang pentingnya menggunakan kembali barang yang masih layak guna agar tidak langsung berakhir sebagai sampah.Pesan Second Life turut diterapkan melalui penggunaan besek sebagai wadah makanan. Selain menjadi bagian dari pengalaman kegiatan, penggunaan wadah tersebut mengajak peserta untuk melihat kembali potensi barang yang dapat dimanfaatkan setelah penggunaan pertama, sekaligus mempertimbangkan alternatif terhadap wadah sekali pakai.
Melalui pendekatan edukasi yang interaktif dan dekat dengan keseharian, nilai keberlanjutan tidak hanya disampaikan melalui materi, tetapi juga diperkenalkan lewat pengalaman yang dapat diingat dan diterapkan oleh peserta.
Menyiapkan Generasi Muda sebagai Bagian dari Solusi Iklim
ROOTS & RISE: Youth Climate Leadership Camp 2026 menunjukkan bahwa pendidikan iklim dapat dikembangkan melalui perpaduan antara pengetahuan, pengalaman langsung, kreativitas, dan refleksi. Penanaman mangrove, eco-print, dan diskusi iklim menjadi tiga pendekatan yang saling melengkapi untuk memperkenalkan aksi iklim dari perspektif yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda.
Executive Director YIBE, Ilham Maulana, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan salah satu kunci untuk memperluas jangkauan pendidikan dan aksi lingkungan.
“Kami percaya bahwa membangun kepemimpinan iklim perlu dimulai dengan memberikan ruang bagi anak muda untuk belajar, mencoba, dan menemukan peran mereka sendiri. YIBE dan GenB terbuka untuk berkolaborasi dengan sekolah, komunitas, dan berbagai mitra yang ingin menghadirkan program serupa, agar semakin banyak generasi muda memiliki kesempatan untuk terhubung dengan alam dan mengambil bagian dalam aksi nyata bagi bumi.”
Melalui ROOTS & RISE, YIBE dan GenB berharap semakin banyak institusi pendidikan dan mitra yang tergerak untuk menghadirkan pengalaman pembelajaran lingkungan yang relevan, inklusif, dan berkelanjutan. Sebab, setiap langkah kecil yang dilakukan bersama dapat menjadi awal bagi perubahan yang lebih besar.
Tentang Yayasan Indonesia Bebas Emisi (YIBE)
Yayasan Indonesia Bebas Emisi (YIBE) merupakan organisasi yang berkomitmen mendorong upaya pengurangan emisi dan pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi, edukasi, serta penguatan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda.
Tentang Generasi Energi Bersih (GenB) Indonesia
Generasi Energi Bersih (GenB) Indonesia merupakan gerakan anak muda yang mendorong transisi energi dan gaya hidup rendah emisi melalui pendidikan, advokasi, kampanye, dan praktik baik. GenB mengajak generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Informasi Media
Strategic Partnership Manager
Yayasan Indonesia Bebas Emisi (YIBE)
Email: yibe@energibersih.org
Website: https://energibersih.org/YIBE
Instagram: @bebasemisi
